Langsung ke konten utama

ABRAHAM SAMAD JADI KETUA KPK BARU TERPILIH PERIODE 2011 2015

ABRAHAM SAMAD JADI KETUA KPK BARU TERPILIH PERIODE 2011 2015-Abraham Samad terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2016. Pria berusia 44 tahun ini mengantongi 55 suara anggota Komisi III DPR, pada pemilihan tahap pertama. Jumlah anggota komisi III yang ikut memilih 55 orang. Satu orang boleh memilih 4 orang dari nama yang ada. Selain Abraham, yang juga memperoleh suara 55 adalah Bambang Widjayanto.
ABRAHAM SAMAD JADI KETUA KPK BARU TERPILIH PERIODE 2011 2015
Sesudah empat nama pimpinan itu terpilih, maka dilakukan pemilihan tahap kedua. Anggota Komisi III itu memilih satu dari keempat nama yang lolos jadi pimpinan. Dan yang terpilih menjadi ketua adalah Abraham Samad. Ia meraih 43 suara.

Lahir Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966, Abraham menyelesaikan jenjang sarjana di Universitas Hasanuddin. Dia pun kemudian melanjutkan studi hingga doktor di universitas yang sama pada 2010.

Abraham Samad memulai karirnya di bidang hukum sebagai pengacara. Selain itu, dia pun berkiprah dan aktif di lembaga swadaya masyarakat (LSM) anti korupsi, Anti Corruption Committee (ACC) di Sulawesi Selatan.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan, aktivis antikorupsi di Makassar ini ingin memprioritaskan penyidik yang berasal dari kalangan independen, bukan dari kepolisian atau kejaksaan. Tujuannya agar KPK lebih kuat.

"Ini bukan untuk mengeliminir penyidik dari kepolisian dan kejaksaan," kata dia. Penyidik independen ini bisa direkrut dari kalangan perguruan tinggi. Kemudian mereka akan disekolahkan ke sekolah penyidik di Australia. "Makanya kami membutuhkan dukungan dan dana yang besar," kata dia.

Menurut Abraham, perlu ada prioritas dari penyidik independen, karena penyidik dari kepolisian maupun kejaksaan memiliki kecenderungan dan masih melekatnya tradisi dari institusi lama. "Sehingga butuh waktu dia menjadi penyidik KPK secara independen, tidak terpengaruh dengan institusi lama," kata dia.

Jika jadi pimpinan KPK, Samad pun memprioritas kasus korupsi kelas kakap. Sementara korupsi yang berskala kecil akan ditangani oleh kepolisian dan kejaksaan. "Di situlah KPK melakukan supervisi," kata dia.

Menurut Abraham hal itu dilakukan supaya KPK dapat bekerja secara optimal. Sehingga KPK membutuhkan pemetaan agar tak lagi bekerja secara serampangan. "Karena selama ini KPK serampangan. Kasus-kasus kecil diambil sedangkan kasus besar terbengkalai. Tidak ada road map, sehingga ada pandangan bahwa KPK serampangan dan tebang pilih," kata dia.
(sumber: nasional.vivanews.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suzuki Ertiga Harga dan Spesifikasi, Foto Gambar Ertiga

Suzuki Ertiga Harga dan Spesifikasi, Foto Gambar Ertiga -PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya mengumumkan harga MPV Ertiga untuk Indonesia. Untuk Ertiga GA Rp 143 juta, Ertiga GL Rp 153 juta, dan Ertiga GX Rp 165 juta. Salah satu sales marketing Suzuki Pondok Indah mengatakan untuk fee booking mobil pesaing Avanza dan Xenia itu konsumen cukup mengeluarkan uang Rp 5 juta. Suzuki Ertiga Harga dan Spesifikasi "Ertiga GA Rp 143 juta, Ertiga GL Rp 153 juta, dan Ertiga GX Rp 165 juta. Sudah bisa inden, fee booking Rp 5 juta. Barang akan diluncurkan April, apabila sudah ada rencana untuk mengambil Ertiga booking sekarang, jadi lebih cepat dapat mobil," kata sales marketing Suzuki Pondok Indah, Lia kepada detikOto, Jumat (10/2/2012). Sementara Direktur Penjualan PT SIS Davy Tiulan mengatakan ini adalah strategi pemesaran kita (Suzuki), untuk menyambut MPV Ertiga di Indonesia. "Ini memang salah satu strategi kita, mobilnya sendiri akan diluncurkan April," tutur ...

Video Kecelakaan BMW X5 Maut Anak Hatta Rajasa

Video Kecelakaan BMW X5 Maut Anak Hatta Rajasa | Kecelakaan maut antara BMW X5 yang dikemudikan oleh Rasyid Amrullah Rajasa melawan Luxio di Tol Jagorawi masih menyisakan cerita. Detik-detik kejadian itu sangat tragis. Seorang saksi mata, Rangga Nugraha, melihat langsung insiden yang terjadi di Km 3+350 Tol Jagorawi arah Bogor tersebut. Saat kejadian, Selasa (1/1), pria yang baru saja merayakan tahun baru di Jakarta ini berada 100 meter di belakang mobil Rasyid. Berikut detik-detik kecelakaan maut tersebut seperti diceritakan oleh Rangga: Pukul 05.45 WIB Rangga baru saja merayakan malam tahun baru di Jakarta. Dia hendak kembali ke rumahnya di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Rangga berada di belakang mobil Rasyid yang melaju dengan kecepatan 140 km/jam. "Saya melihat mobil BMW X5-nya lurus. Nggak oleng, kecepatannya juga stabil, terus nabrak," kata Rangga kepada detikcom, Kamis (3/1/2012). Rangga tak melihat dengan jelas mobil yang ditabrak oleh putra bungsu Men...

Foto Syahrini Jorge Lorenzo di Acara Bukan Empat Mata

Foto Syahrini Jorge Lorenzo di Acara Bukan Empat Mata -Jorge Lorenzo tak hanya ditemani Syahrini saat syuting talk show Bukan Empat Mata, Jumat (13/4/2011). Vega Darmawati dan Chintya Sari yang juga sibuk mendampingi juara dunia MotoGP itu. Dalam rangakaian talk show itu, tampak tangan Lorenzo mengenggam tangan Syahrini dan Chintya Sari. Tawa lepas Lorenzo pun terlihat senang. Foto Syahrini Jorge Lorenzo Aksi dempet Lorenzo dan dua artis juga terlihat beberapa kali. Sesekali terlihat Syahrini mendekatkan wajahnya ke arah wajah Lorenzo. Bahkan saking dekatnya, dada Syahrini tampak menempel di badan pembalap Yamaha itu. Entah apa yang dibisikkan Syahrini. Sementara, tak kalah dekatnya, Chintya Sari justru makan kerupuk bersama. Jepretan wartawan Tribunnews.com, menangkap adegan suap kerupuk ini. Awalnya terlihat hanya tangan Chintya menyodorkan makanan renyah ini. Lama-kelamaan wajah keduanya nyaris bertemu. Kedatangan Lorenzo ke Indonesia dalam rangkaian kunjungan Indonesia untu...